Juventus Tidak Merasa Kalah Atas Munchen

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri percaya bahwa harusnya mereka bisa memenangkan pertandingan melawan Bayern Munchen pada dini hari tadi (17/03). Juventus kalah dengan agregat 6-4 dan harus tersingkirkan dari Liga Champions.

Meskipun kehilangan beberapa pemain kunci seperti Chiellini, Marchisio, dan Dybala, tapi Juventus berhasil memimpin 2 gol di babak pertama dengan gol pembuka dari Paul Pogba yang juga tercatat sebagai gol tercepat Juventus di semua kompetisi pada musim ini.

Sayangnya, Bayern Munchen berhasil memenangkan pertandingan di extra time. Ketika diwawancarai oleh Mediaset Premium, Allegri memberikan komentar, “Saya sangat kecewa harus tereleminasi usai permainan yang cukup bagus melawan pihak Munchen yang memiliki banyak pemain hebat. Itu adalah ujian penting bagi kami. Munchen adalah salah satu tim favorit di Liga Champions. Kami sedih, tapi kami harus melupakan kesedihan kami secepat mungkin karena kami ada pertandingan besar yang menanti di Serie A.”

Kingsley Coman, pemain Munchen yang berhasil mencetak gol penutup di extra time aslinya adalah pemain milik Juventus, namun berstatus dipinjam ke Munchen. Allegri kelihatannya agak menyesal karena telah meminjamkan pemain tersebut. Namun ia membantah hal tersebut. “Dia [Coman] bermain dengan sangat baik di bola terakhir. Dia telah banyak berkembang. Di Jerman, dia bisa bermain jauh lebih baik karena rekan satu timnya jauh lebih baik daripada yang lain,” tutupnya.

Berbeda dengan manajer Juventus yang agak kecewa dengan kekalahan mereka. Kiper Juventus, Gianluigi Buffon mengaku bahwa mereka merasa bangga dan berterima kasih karena bisa menjadi bagian dari Juventus.

“Bangga. Saya merasa bangga bisa menjadi bagian dari tim ini.”

“Ini adalah kekalahan yang bisa membuat kami mengerti bahwa kami jauh lebih baik daripada musim sebelumnya. Jadi kami harus merasa bangga dengan kekalahan ini.”

“Kami juga harus berjalan dengan kepala terangkat tinggi dengan hasil ini.”

“Tidak, kami tidak ada waktu untuk bersedih atau menyesali apapun yang sudah terjadi. Tugas kami adalah fokus ke pertandingan selanjutnya. Hanya itu yang ada di pikiran kami,” tutup Buffon.

Sumber: Football Italia

Comments

Leave a reply